Portal berita daring kini telah menjadi bagian dari
gaya hidup masyarakat dalam memperoleh informasi. Namun belum semua pengakses
portal berita daring mampu memanfaatkan dengan bijak segala informasi yang
diakses. Kemudahan akses, share dan
unggah informasi menyebabkan media pemilik portal berita daring berlomba-lomba
membuat berita yang bisa menjadi perhatian para pengakses. Upaya ini dilakukan
dengan berbagai cara, salah satunya dengan penggunaan judul yang bombastis atau
judul yang tidak sesuai dengan isi berita. Salah satunya adalah berita yang
dimuat di portal nttterkini.com, berita tersebut menyajikan judul berupa
“Pesawat Jatuh di El Tari Kupang, Dua Tewas” (http://www.nttterkini.com/pesawat-jatuh-di-el-tari-kupang-dua-tewas/) namun isi berita tersebut ternyata hanya
kisah skenario latihan penanggulangan keadaan darurat dirgantara raharja ke-48
PT Angkasa Pura I Kupang. Judul tersebut memengaruhi psikologis pembaca,
terbukti dengan komentar-komentar yang mengira kejadian pesawat jatuh
benar-benar ada. Parahnya lagi ada 1800 pengakses yang berbagi berita ini ke
media sosialnya. Otomatis semakin banyak pengakses yang bisa saja “tertipu”
dengan berita tersebut.
Tidak
semua pengakses berita daring membaca berita secara seutuhnya, sebagai contoh
di vivanews.com hanya 4% yang langsung membuka laman portal berita tersebut
(Patria, dalam Nugroho, 2012). Perilaku
pengaksesan artikel berita seperti ini kemudian akan berdampak pada terjadinya
kesalahan interpretasi oleh si pengakses, karena menganggap judul berita
tersebut sebagai realitas peristiwa yang sebenarnya. Konsumsi berita dengan
cara ini akan mengarah kepada proses banalisasi karena pembaca akan kehilangan
keseluruhan konteks artikel tersebut. Kejadian ini sangat tidak sesuai dengan
etika jurnalisme dan etika komunikasi dalam mengonsumsi media. Ditambah lagi,
apabila sebagai pengakses justru membagikan berita tersebut tanpa memberi
peringatan tentang isi berita maka hal tersebut juga menjadi pelanggaran etika
dalam berbagi berita di media sosial.
Referensi:
Arifin,
Pupung. 2012. "Jebakan Judul Media Massa Online". dalam
http://fisip.uajy.ac.id/2012/11/17/jebakan-judul-media-massa-online/. diakses
13 September 2015
Nugroho,
Y., Putri, DA., Laksmi, S. 2012. Mapping
the Landscape of the Media Industry in Contemporary Indonesia. Jakarta:
CIPG and HIVOS
Komentar
Posting Komentar