Langsung ke konten utama

Ilmu Komunikasi? Yakin! #bridgingcourse

                Jurusan Ilmu Komunikasi sudah tidak asing bagiku sejak SMP. Jurusan ini sudah populer di setiap universitas negeri dan universitas swasta yang kuketahui. Selain itu ada beberapa orang teman dan kenalan yang kuliah pada jurusan ini, dan membuatku tertarik untuk melanjutkan pendidikanku setelah SMA ku disana. Namun hal itu masih jauh. Saat itu aku masih SMP kelas 9.
                Menginjak masuk SMA, pemikiran mulai berubah, jurusan Ilmu Komunikasi bukan jurusan impian utama lagi. Aku mulai terpengaruh dengan orang-orang yang mengatakan kalau masuk jurusan sosial itu susah mengikuti mahasiswanya yang high class, karena kuliahnya banyak waktu luang jadi terlalu banyak main lah, hedonisme lah. Saat itu pikiranku masih mudah sekali dipengaruhi. Terlebih lagi di SMA aku masuk jurusan IPA. Impian Ilmu Komunikasi semakin hilang di pikiranku, yang aku impikan saat itu adalah Fakultas Kedokteran Gigi.
                Namun impianku untuk masuk ke Kedokteran Gigi tidak sesuai dengan usahaku untuk bisa masuk ke jurusan tersebut. Selama kelas X dan XI banyak meninggalkan pelajaran untuk berbagai urusan organisasi dan kegiatan lomba non akademis. Perlahan-lahan kegalauan kembali muncul dan mencapai puncaknya pada kelas XII. Tujuan harus mulai ditata dan ditentukan.
                Selama perjalanan di kelas XII kebetulan bertemu dengan kakak kelas yang berkuliah di Ilmu Komunikasi UGM. Kakak itu bercerita tentang bagaimana kuliah di Ilmu Komunikasi. Diceritakan tentang hal-hal itu aku menjadi teringat kembali dengan impian lamaku. Dan akhirnya mantap menentukan pilihanku. Ilmu Komunikasi UGM sebagai pilihan pertama jalur SNMPTN.
                Puji Tuhan, jalan sudah dibukakan oleh Tuhan, dan aku diberi kesempatan dengan mudah untuk masuk ke Ilmu Komunikasi UGM. Sekarang semakin jelas, dan semakin siap untuk menata harapan selanjutnya. Dan semua itu kembali bermula pada satu pertanyaan mengapa pilih Ilmu Komunikasi?
                Di dalam organisasi yang aku ikuti dan berbagai kepanitiaan yang aku jalani, sie humas dan publikasi menjadi langganan jabatanku. Hal ini yang melatihku untuk menekuni kegiatan yang membutuhkan keahlian untuk berhubungan dengan orang banyak dan membuat desain publikasi. Lama-kelamaan aku tertarik dengan bidang ini dan ingin terus menekuninya. Selain itu nilai rapot untuk pelajaran eksak juga kurang memuaskan, dan jurusan Ilmu Komunikasi adalah jurusan yang paling netral di antara jurusan sosial yang lain, sehingga terbuka peluang bagi anak IPA. Itu termasuk alasan utamaku untuk memilih Ilmu Komunikasi.
                Prospek kerja jurusan Ilmu Komunikasi juga luas. Dan pekerjaan yang digeluti terus berkembang seturut dengan perkembangan zaman. Hal ini yang membuat saya tertarik, mampu menjadi dinamis. Tidak seperti zaman dahulu, jurusan Ilmu Komunikasi hanya bisa menjadi wartawan, sekarang banyak mata pencaharian yang bisa dipilih, seperti Public Relation, biro iklan, broadcaster, konsultan media, fotografer, sutradara dan masih banyak lagi. Pekerjaan di Ilmu Komunikasi menuntut orang menjadi kreatif, dan hal itu sangat sesuai dengan passion yang aku miliki, yang terus menerus ingin mengembangkan diri dan membentuk ide baru.
                Selain keinginan dalam diri, dukungan dari orang-orang sekitar juga semakin memantapkan hatiku. Restu orangtua juga menjadi dasar dalam memilih jurusan kita selanjutnya. Orang-orang sekitar juga mendukung dan percaya bahwa aku bisa sukses ketika melanjutkan pendidikan ke jurusan tersebut.  Dan orang-orang yang menjadi teman-temanku di perkuliahan pasti juga sangat mendukung dan mampu menjadi partner untuk suskes bersama-sama. Aku sudah yakin ini jalanku, dan akan bertahan dan berjuang untuk maksimal 4 tahun ke depan, di Ilmu Komunikasi UGM.


Komentar

  1. Ka, Dulu msuk ilkom lwat jalur apa?

    BalasHapus
  2. saya juga ingin masuk ilkom. snmptn dari ipa bisa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, dulu sih aku snmptn ipa bisa, utamanya sih nilai mapel bahasanya yg lumayan.

      Hapus
  3. Yang diliat banget nilai apa ya kak?

    BalasHapus
  4. Kak,aku mau masuk ilmu komunikasi,terus aku juga dari jurusan IPA,nilai rata2 ku 87,kemarin kakak bisa lolos gimana ya?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Olimpiade Indonesia Cerdas: Oase di Tengah Gersangnya Acara Edukatif untuk Remaja

Olimpiade Indonesia Cerdas menjadi satu-satunya tayangan kuis edukatif bagi remaja tingkat SMA atau sederajat yang tayang di Rajawali Televisi. Acara ini tayang perdana pada tanggal 29 September 2014, hingga kini tayang dari hari Senin sampai Jumat pukul 19.00 dan dipandu oleh Nirina Zubir. Para peserta dalam Olimpiade Indonesia Cerdas beradu kemampuan akademik dan wawasan. Acara dikemas dalam bentuk cerdas cermat yang dibagi dalam tiga babak yaitu cepat tepat, cepat cermat dan kotak katik. Setiap tim harus mengikuti babak demi babak untuk memperoleh skor tertinggi agar bisa menjadi pemenang. Selain itu, setiap tim juga mengirimkan tim supporter untuk memberi semangat dan memeriahkan jalannya cerdas cermat. Namun, acara yang edukatif ini sempat menuai teguran dari KPI karena yang menjadi peserta hanya SMA dari daerah Jabodetabek saja. Teguran ini ditanggapi oleh pihak produser acara dan akhirnya peserta dari daerah Bandung, Karesidenan Surakarta dan Yogyakarta diikutsertakan dalam ...

Independensi Pers #bridgingcourse

Resume dari artikel Menggugat Pers dan Negara oleh Amir Effendi Siregar (Kompas cetak 18 April 2013)                 Independensi pers menjadi persoalan saat ini,terutama menjelang pemilu. Hal tersebut merupakan gugatan, tidak hanya kepada media, namun juga ditujukan kepada negara yang merupakan regulator media dan pemerintah yang merupakan penegak hukum.                 Media di Indonesia masih elitis, isinya seragam, dan kepemilikannya terkonsentrasi. Yang paling elit adalah media cetak, namun jumlah sirkulasi media cetak di Indonesia masih sangat kecil. Tidak seperti negara maju yang jumlah sirkulasinya sebanding dengan jumlah penduduk. Untuk memperluas jangkauan digunakan pula internet, namun penggunaan internet baru 24,23 persen, jauh dengan persentase negara maju. Televisi swasta pun baru menjangkau 78 persen penduduk, belu...
Berikut adalah aplikasi yang recomended untuk anda pengguna Android anyaran. Paling tidak untuk merasakan sensasi Android yang berbeda dengan OS lain. * Go launcher : app ini dapat diunduh di market. app ini berguna buat ganti tampilan bawaan,ganti theme,ganti font,background. Anda dapat mengubah sesuai keinginan anda. Untuk melengkapi versinya anda juga perlu mendownload Go theme,font pack,icon pack. Namun tenang saja itu semua tersedia di market Android * Handcent SMS : app free yang juga tersedia di market ini memungkinkan anda untuk mengubah style tampilan sms. SMS yang threaded view dapat semakin menarik dengan app ini. Bisa kita tambahkan foto,ganti warna ballon nya,ganti themenya. Mengetik sms pun jadi lebih menarik. * Smart keyboard pro : app ini tersedia free di blapkmarket.com atau bisa lewat 4shared. Dengan app ini kita bisa mengubah tampilan keyboard default jadi keyboard yang lebih menarik dan ukuran besar. Theme keyboard pun dapat kita atur. Dan yang paling menari...